
Payakumbuh – Musibah kebakaran yang melanda sebuah rumah warga di Labuah Basilang, Minggu malam lalu, menyisakan duka mendalam bagi tiga kepala keluarga yang menjadi korban. Asap dan api memang sudah padam, namun luka dan kerugian yang ditinggalkan masih dirasakan hingga hari ini.
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, turun langsung ke lokasi pada Rabu siang (23/07/2025) untuk menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Payakumbuh. Bersama Ketua BAZNAS Payakumbuh Edi Kusuma, Elzadaswarman menyampaikan amanah bantuan senilai Rp6 juta, yang masing-masing diberikan kepada tiga kepala keluarga terdampak, sebesar Rp1 juta per orang.
“Ini bukan soal jumlah semata, tapi tentang hadirnya pemerintah di saat masyarakat sedang dalam kesulitan. Kita ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tegas Wakil Wali Kota Elzadaswarman.
Dalam suasana yang hangat dan penuh empati, Elzadaswarman juga menyempatkan diri berbincang langsung dengan para korban. Ia memastikan bahwa pemerintah kota akan terus memantau kondisi mereka, terutama salah seorang korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit di Bukittinggi akibat luka bakar serius.
Kebakaran yang dipicu oleh kebocoran gas elpiji itu terjadi secara tiba-tiba, melalap habis satu unit rumah dan memaksa ketiga keluarga kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda mereka. Warga sekitar segera membantu proses pemadaman dan evakuasi, namun sayangnya tidak semua penghuni berhasil selamat tanpa luka.
“Musibah bisa datang kapan saja. Tapi semangat untuk bangkit harus tetap dijaga. Kita semua harus menjadi bagian dari proses pemulihan ini,” lanjut Elzadaswarman, yang juga menginstruksikan kepada perangkat kelurahan dan dinas terkait untuk terus memberikan pendampingan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Payakumbuh Edi Kusuma juga menyatakan bahwa lembaganya akan terus menjalin koordinasi dengan Pemko untuk memastikan proses distribusi zakat, infak, dan sedekah dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti ini.
Bantuan ini memang tidak bisa menggantikan rumah dan harta yang hangus terbakar, tetapi menjadi langkah awal dalam proses pemulihan mental dan ekonomi keluarga korban. Selain itu, kehadiran Wakil Wali Kota dalam penyerahan bantuan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dalam situasi paling genting.
Menutup kunjungan, Elzadaswarman memberikan pesan penuh harapan, “Mari jadikan musibah ini sebagai pengingat untuk terus memperkuat solidaritas, gotong-royong, dan kewaspadaan di lingkungan kita masing-masing.”(MC)








































