Payakumbuh — Kota Payakumbuh berduka atas wafatnya seorang tokoh masyarakat Payolansek sekaligus mantan anggota DPRD Kota Payakumbuh periode 2019–2024, Zainir.
Zainir meninggal dunia pada usia 64 tahun di rumah duka, Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Senin (24/02/2026).
Kabar duka tersebut menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat yang mengenal almarhum sebagai sosok pengabdian.
Semasa hidupnya, Zainir dikenal aktif dalam pelayanan publik. Ia pernah menjabat sebagai lurah selama satu dekade, sejak 2009 hingga 2019. Setelah itu, ia melanjutkan pengabdiannya sebagai anggota DPRD Kota Payakumbuh periode 2019–2024.
Sebagai tokoh masyarakat, almarhum dikenal dekat dengan warga dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Kepergiannya meninggalkan duka bagi istri dan dua orang anak yang ditinggalkan.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, bersama Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, serta jajaran pimpinan daerah dan Forkopimda turut melayat ke rumah duka Senin (24/02/2026) malam sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum Zainir. Semasa hidupnya, beliau telah banyak mengabdikan diri untuk masyarakat, baik sebagai lurah maupun sebagai anggota DPRD. Dedikasi dan pengabdiannya menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Zulmaeta.
Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengenang almarhum sebagai sosok yang bersahaja dan dekat dengan masyarakat.
“Almarhum merupakan pribadi yang sederhana dan selalu hadir di tengah masyarakat. Beliau dikenal sebagai tokoh yang peduli dan aktif membantu warga. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Elzadaswarman.
Suasana duka tampak menyelimuti rumah duka di Payolansek. Para pelayat silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum, sekaligus mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. (MC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini