LIMA PULUH KOTA – Mewakili Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, Wakil Wali Kota, Elzadaswarman mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Lima Puluh Kota ke-185 di Aula DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Senin (13/4/2026).
Rapat Paripurna HUT ke – 185 Kabupaten Lima Puluh Kota ke 185 mengusung tema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat untuk Lima Puluh Kota Maju dan Bermartabat” dibuka Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Doni Ikhlas.
Selanjutnya, Bupati Lima Puluh Kota Safni menyampaikan sambutan sarat makna di hadapan seluruh undangan, membangkitkan semangat kebangkitan yang lahir dari pengalaman berat yang dirasakan seluruh masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota pasca bencana tahun 2025 lalu.
Di sela kehadirannya, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-185 kepada Kabupaten Lima Puluh Kota. Semoga semakin maju, semakin kuat, dan semakin bermartabat,” ujar Elzadaswarman.
Ia menegaskan hubungan antara Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota bukan sekadar kedekatan geografis, melainkan ikatan batin yang mengakar jauh ke dalam sejarah dan budaya.
“Payakumbuh dan Lima Puluh Kota adalah saudara yang terpisah oleh administrasi, tetapi tidak pernah terpisah oleh hati. Kita berasal dari akar yang sama, dari Luhak Limo Puluah yang satu. Kota Payakumbuh selalu siap bahu-membahu, bergandengan tangan, untuk bersama-sama memajukan Luhak Limo Puluah yang kita cintai ini,” tegasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Lima Puluh Kota Safni menegaskan bahwa tema Hari Jadi ke-185 tahun ini lahir dari pengalaman nyata yang dirasakan seluruh masyarakat.
Bencana yang melanda daerah pada 2025 memang meninggalkan luka, namun justru memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong dan solidaritas yang hidup di tengah masyarakat Lima Puluh Kota.
Safni menyebut, “Pulih Lebih Cepat” berarti langkah sigap memulihkan ekonomi, layanan publik, dan kehidupan sosial masyarakat.
Sementara “Bangkit Lebih Kuat” adalah tekad membangun fondasi yang kokoh melalui persatuan, peningkatan SDM, penguatan nilai agama dan budaya, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh arah pembangunan ini telah dituangkan dalam RPJMD 2026–2029 dengan visi “Lima Puluh Kota Bermartabat, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” sebuah cita-cita besar yang hanya bisa diraih melalui sinergi seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan mitra pembangunan.
“Kita tidak hanya pulih, tetapi tumbuh menjadi lebih kuat dan siap menghadapi tantangan ke depan,” pungkas Safni. (MC)