Bukittinggi – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Kota Bukittinggi resmi berakhir pada Kamis (18/12/2025) sore.
Kafilah Kota Payakumbuh menutupnya dengan torehan 77 poin, hasil dari capaian prestasi di berbagai cabang lomba.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh kafilah, baik yang berhasil meraih gelar juara maupun yang belum memperoleh hasil maksimal.
“MTQ bukan semata-mata ajang kompetisi, melainkan ruang pembinaan mental, karakter, dan kecintaan generasi muda terhadap Alquran,” kata Wawako Elzadaswarman.
Pria yang akrab disapa Om Zet itu menegaskan, peserta yang belum berhasil meraih juara diminta tidak berkecil hati.
Menurutnya, pengalaman tampil di tingkat provinsi merupakan bekal penting untuk peningkatan prestasi di masa mendatang.
“Teruslah berlatih, mungkin hari ini belum menjadi yang terbaik, tetapi dengan ketekunan dan pembinaan yang berkesinambungan, kita optimistis Payakumbuh bisa meraih hasil yang lebih tinggi pada MTQ mendatang,” ucapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen terus mendukung pembinaan qari dan qariah secara berjenjang.
Ia berharap MTQ tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga generasi yang menjadikan Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ harus menjadi energi moral bagi daerah. Prestasi penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana nilai-nilai Alquran tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat,” katanya.
Om Zet mengajak seluruh kafilah dan masyarakat menjadikan MTQ ini sebagai ruang refleksi bersama.
Ia berharap nilai-nilai Alquran tidak berhenti pada panggung perlombaan, tetapi terus hidup dalam perilaku sehari-hari.
“Semoga setiap ikhtiar yang telah dilakukan menjadi amal kebaikan, dan Alquran senantiasa membimbing langkah kita dalam membangun Payakumbuh yang berakhlak, berdaya saing, dan diridhai Allah SWT,” ucapnya.
“Dengan doa dan usaha yang sungguh-sungguh, kami optimistis prestasi dan keberkahan akan terus menyertai Payakumbuh pada MTQ-MTQ berikutnya,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdako Payakumbuh, Efrizal Amarullah, merinci perolehan prestasi kafilah Payakumbuh.
Ia menyebutkan, Payakumbuh meraih empat juara pertama, dua juara kedua, tiga juara ketiga, serta masing-masing dua peserta pada kategori Harapan I, Harapan II, dan Harapan III.
“Jika diakumulasi, total poin yang diperoleh kafilah Kota Payakumbuh mencapai 77 poin. Ini menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat pembinaan MTQ ke depan,” katanya.
Cabang yang menyumbang prestasi tertinggi diraih oleh Devitra sebagai Juara I cabang Tartil Eksekutif Putra, Sarah Siregar sebagai Juara I cabang Hafizh 20 Juz Putri.
Kemudian Raihan Pratama Syafitra sebagai Juara I cabang Karya Tulis Ilmiah Alquran (KTIQ) Putra, serta tim Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) Putri yang diperkuat Khaira Salsabila, Tsabitah Imtisal Mukhtar, dan Tuhfatul Aufiya.
Sementara itu, prestasi Juara II diraih oleh Khalif Arsya Rinaldi pada cabang Hafizh 1 Juz Tilawah serta tim MFQ Putra yang terdiri atas Fatur Endrabel, Faiz Alqori, dan Umar Maulana.
Adapun Juara III diraih oleh Kuntum Khaira Ummah pada cabang Tilawah Dewasa Putri, Naila Aisha Fitriani pada cabang Hafizh 10 Juz, serta Abdul Karim Amrullah pada cabang Hafizh 30 Juz Putra.
Pada kategori Harapan, Rasyidatun Nazifa meraih Harapan I cabang Hafizh 1 Juz Tilawah dan Syukri Hidayat meraih Harapan I cabang Kitab Standar Putra.
Selanjutnya, Rafiqi Rifandi meraih Harapan II cabang Hafizh 5 Juz Tilawah, Marsya Izzati Halwa meraih Harapan II cabang Tafsir Bahasa Arab.
Serta Rizkia Putri Zainal meraih Harapan III cabang Tilawah TK Putri dan Harmila Dewi meraih Harapan III cabang Kitab Standar Putri.
“Ini bukti konsistensi kafilah kita bersaing di berbagai cabang MTQ, sekaligus menjadi modal penting untuk peningkatan prestasi pada ajang serupa di masa mendatang,” pungkas Kabag Kesra. (MC)









































