
Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan melalui penyelenggaraan Anugerah Prestasi Pendidikan Tahun 2025.
Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus apresiasi atas dedikasi pendidik, tenaga kependidikan, satuan pendidikan, serta peserta didik yang menunjukkan kinerja dan prestasi unggul.
Mengusung tema “Guru Hebat, Sekolah Berprestasi, Menuju Payakumbuh Unggul dan Bermartabat”, anugerah tersebut digelar sebagai puncak rangkaian agenda pendidikan sepanjang tahun 2025.
Selain itu, momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan penguatan motivasi untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan memegang peran strategis dalam membangun peradaban dan daya saing daerah. Menurutnya, pendidikan tidak sekadar proses transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai luhur.
“Pendidikan harus mampu menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus berakhlak mulia,” ujar Zulmaeta, Kamis (18/12/2025).
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam memajukan pendidikan, menjadikan keluarga sebagai sekolah pertama, serta mendorong inovasi pembelajaran yang berakar pada kearifan lokal.
“Mari kita tempatkan pendidikan sebagai prioritas utama untuk mewujudkan kota yang cerdas, adil, sejahtera, dan bermartabat,” tegasnya.
Penyerahan anugerah yang berlangsung di Aula SMPN 2 Kota Payakumbuh tersebut dihadiri para guru dari jenjang PAUD hingga SMP, serta peserta didik berprestasi penerima Anugerah Prestasi Pendidikan Tahun 2025.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, melaporkan bahwa Anugerah Prestasi Pendidikan telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang penghargaan, tetapi juga sebagai indikator evaluasi kinerja satuan pendidikan, khususnya kepala sekolah dan guru.
“Melalui kegiatan ini, kami dapat mengukur sejauh mana inovasi dan peningkatan kinerja pendidikan berkembang di setiap satuan pendidikan,” ungkapnya.
Adapun kategori penilaian mencakup inovasi pendidikan, gerakan literasi sekolah, pengelolaan sampah, apresiasi bagi guru penulis buku, operator Dapodik terbaik, hingga satuan pendidikan inspiratif yang mendapat dukungan aktif dari masyarakat.
Di tengah tantangan transformasi digital, Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Pada tahun 2025, sebanyak delapan satuan pendidikan menerima program revitalisasi dengan total anggaran sekitar Rp2,5 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Selain itu, pemerintah daerah telah menyalurkan 199 unit Interactive Flat Panel (IFP) untuk mendukung digitalisasi pembelajaran, serta menyiapkan penyerahan laptop bagi setiap satuan pendidikan sesuai arahan Presiden.
Meski demikian, Nalfira mengakui bahwa tingkat partisipasi satuan pendidikan dalam ajang ini masih perlu ditingkatkan. Data menunjukkan kenaikan peserta baru sekitar 20 persen di jenjang PAUD dan 10 persen di jenjang SD dan SMP.
“Ini menjadi sinyal bahwa gerakan literasi dan inovasi di satuan pendidikan harus terus kita dorong secara lebih masif,” tegasnya.
Rangkaian acara juga diwarnai apresiasi dari Harian Padang Ekspres yang memberikan penghargaan kepada 20 guru aktif penulis pada rubrik Laman Guru Kota Payakumbuh. Kolaborasi ini dinilai memperkuat ekosistem literasi serta sinergi positif antara dunia pendidikan dan media.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota bersama Kepala Dinas Pendidikan menyerahkan penghargaan kepada kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang mencatatkan prestasi di tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Diharapkan, penghargaan ini menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya, berinovasi, dan meningkatkan prestasi di masa mendatang.
Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, Pemerintah Kota Payakumbuh optimistis dapat mewujudkan kota yang unggul dan bermartabat melalui pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. (MC)








































